Selasa, 12 Juni 2012

Organizing Committee OSMB 2012 Hunting


P
ada kamis, 7 Juni 2012 kemarin, panitia OSMB 2012 mengadakan open recruitment panitia yang dibuka umum untuk semua mahasiswa. Para mahasiswa terutama angkatan 2010 dan 2011 sangat berantusias mengikuti acara ini, hingga mereka rela menuggu giliran untuk di uji oleh para coordinator divisi masing-masing yang mereka minati. Menurut ketua pelaksana OSMB 2012, Aan Anisah open recruitment ini bertujuan untuk mencari panitia yang benar-benar ingin berkontribusi mensukseskan acara OSMB dan  bersedia untuk membantu mahasiswa baru mengenal dunia keperawatan lebih dekat. Acara yang berlangsung selama 4 jam yaitu jam 4 sore sampa jam 8 malam ini merupakan acara yang sangat ditunggu-tunggu oleh para mahasiswa dalam menyambut mahasiswa baru angkatan 2012. Mekanisme dari acara ini adalah peserta masuk satu per satu untuk di wawancarai dan menunjukan bakat yang mereka miliki selama tiga menit kepada para coordinator masing-masing. Mekanisme pemilihan dibuat seperti ini dengan tujuan untuk mempertimbangkan waktu, karena setelah dipertimbangkan mekanisme seperti ini dapat menyaring peserta lebih banyak dan waktunya lebih efisien dan untuk meminimalisir para peserta mencontek jawaban dari peserta lain, dan untuk membuat suasana lebih menegangkan dan lebih berkesan.
Sebenarnya kursi kosong  yang masih tersedia untuk menjadi panitia OSMB 2012 adalah sebanyak 28 kursi. Namun peserta seperti yang diharapakan oleh para panitia. Ini berarti panitia harus lebih selektif memilih dan mengeliminasi 18 peserta. Terdapat beberapa kursi yang dapat dipilih oleh para peserta diantaranya adalah  2 pengurus harian yaitu kesekretariatan dan bendahara serta 9 divisi yaitu protokoler, pendamping, komkred, P3K, Konsumsi, Humas ,Pubdekdok, Usaha Dana , ATP. Divisi yang paling banyak diminati adalah KOMKRED dan Pendamping, walaupun untuk mendapatkan posisi ini para peserta harus beracting, terutama divisi komkred .
Hasil dari open recruitmen kemungkinan akan di umumkan melalui majalah dinding kampus keperawatan pada hari senin, namun menurut ketua pelaksana Aan anisah “ hal ini masih belum dapat dipastikan karena memang masih ada beberapa divisi yang belum fix dan butuh di rundingkan lagi. Jadi jika sampai hari senin beberapa divisi tadi belum fix juga, maka pengumuman keputusan penerimaan panitia akan di undur pada hari selasa.”
Menurut Riri (2011) oprekpanitia osmb 2012 ini biasa saja tidak terlalu menegangkan seperti pada oprek panitia LKTI kemarin, menurut gadis berjilbab biru ini, acara oprek panitia osmb 2012 sangat menarik karena dapat menambah pengalaman,menambah keluarga danteman sehingga bias mendapatkan link info yang lebihbanyak,
selain itu juga dapat untuk mengurangikejenuhan selama liburansemester 2 ini. Gadis yang sebelumnya pernah menjadi sie konsumsi ini pada oprek panitia osmb 2012 lebih memilih menjadi pendamping yang melindungi adik kelasnya dan komkret yang menyeramkan (uuuu…seremmm….dua pilihan yang sangat bertolak belakang), pilihan tersebut ia lakukan karena ia ingin mencari pengalaman baru dari dunia kepanitiaan karena sudah beberapa kali menjadi panitia dalam berbagai acara dan gadis manis ini lebih sering menjadai sie konsumsi. kabarnya jika ia diterima namun tidak pada pilihan yang diinginkan maka dia tidak akan menerimanya(eeemm kenapa ya????),ternyata itu merupakan salah satu bentuk keseriusannya dalam pilihan tersebut (oww begitu…).


Selain dari mahasiswa yang sering mengikuti kepanitiaan, oprek ini juga diikuti oleh banyak mahasiswa yang baru pertama kali mengikuti kepanitiaan, seperti Siska dsn Tatik dari angkatan 2010. “Kali ini pengalaman pertama aku ikut oprek nih. Pengen ikutan buat tambah pengalaman sama ngisi liburan, kapan lagi ikut panitia gini-gini. Apa lagi tahun depan belum tentu bisa ikutan  lagi takut uda mikir KKN. Oprek ini aku daftar jadi pendamping sama P3K. kesannya ngeselin, nyebelin tapi seru…asik juga. Dari segi panitianya ok ok. Kayanya mereka memang bener-bener tegas dan punya criteria sendiri deh. Tapi aku sebel soalnya masa aku di tanya macem-macem banget, mulai dari gedung-gedung keperawatan yang penting, nama bapak ibu yang ada di bapendik, tukang parkirnya sapa aja,,udah gitu ditanya supirnya bu made segala….huuuh.. Ternyata rasanya deg-degan ya…kaya ujian skill lab ni…ngomongnya jadi belepotan ga jelas”tutur Siska.Tatik (2010) mengatakan “Ini pertama kalinya juga aku ikut oprek panitia-panitia gini. Kesannya tu waktu belum masuk ya biasa aja..agak tegang, tapi setelah masuk tu liat muka-muka koordinatornya pada jutek, serius baget jadi baru kerasa tu deg-degannya. Alesan ikut oprek ini buat nambah pengalaman sama ngisi waktu liburan ni…kan libur lama, bosen juga. Temen-temen juga pada daftar jadi aku ikutan juga. Buat panitianya kemaren uda bagus looh, walaupun ke temen sendiri tapi tetep tegas, untuk kedepannya lebih ditingkatin lagi aja, terus lebih adil aja buat nentuin siapa aja yang masuk panitia”.
Hari senin ini merupakan hari yang ditunggu-tunggu oleh peserta open recruitment. Jadi untuk para peserta yang berkesempatan  terpilih untuk menjadi panitia OSMB 2012 selamat ya, dan jalankan tugas kalian dengan sebaik-baiknya agar acara ini adapat terlaksana dengan sukses. Dan yang belum mendapatkan kesempatan menjadi panitia , tetap semangat dan masih banyak kesempatan di lain kepanitiaan. (by: Desi Ayu,Kukuh, Nella)



Jumat, 06 April 2012

Dies Natalis Keperawatan Unsoed ke-7

Purwokerto, Acara dies natalis Keperawatan Universitas Jenderal soedirman, Sabtu (31-3). Acara yang di buka dengan perlombaan senam, kaligrafi, karaoke, dan debat bahasa inggris pada tanggal 17 maret ini menyelenggarakan puncak acara pada tanggal 31 maret 2012. Selain keempat perlombaan tersebut terdapat juga perlombaan artikel RUU Keperawatan. Acara yang merupakan program dari kementrian dalam negeri BEM KMJK Unsoed ini telah berhasil karena telah menjadi agent of change nammun memiliki eberapa kendala, yaitu kurangnya koordinasi  dengan tiap angkatan, dan tempat yang kurang memadahi, serta minimnya partisipasi dari para mahasiswa. “harapan tahun depan lebih meriah lagi, konsepanya lebih mateng, koordinasi dengan angkatan 2008-2009 lebih di tinggkatkan misalnya dengan melibatkn ketua angkatan” ujar Evi (angkatan 2009). Adapun pesan-pesan dari ketua acara dies natalis, Salfiyah, untuk teman-teman keperawatan, “pesan buat teman-teman tingkatkanm prestasi d akademik dan nonakademik, lalu mudah-mudahan keperawatan dapat lebih kompak, perawat indonesia tidak bisa maju jika tidak satu jiwa memang kita beraneka ragam tapi jika kita mau kita pasti bisa bersatu, ketika perawat indonesia bersatu, percaya pasti semua masalah yang ada di dunia keperawatan kita bisa atasi semua”. *hasil dokumenter foto –next posting- to be continue..

Kamis, 24 November 2011

KESMAS GOES PUBLIC, MILAD KESMAS KE-10

Dalam rangka memperingati miladnya yang ke-10, jurusan Kesehatan Masyarakat, FKIK UNSOED, pada Sabtu, 19 November kemarin mengadakan acara Peringatan Milad sekaligus untuk memperingati Hari Kesehatan Nasional yang jatuh pada 12 November. Acara yang bernama “Kesmas Goes Public” ini terdiri dari berbagai acara, yaitu pembagian 2011 keping kaset CD tentang perilaku remaja secara gratis, pemeriksaan kesehatan (tes gula darah, kolesterol dan Iridiologi) secara gratis, konseling kesehatan, dan senam sehat yang diikuti pula oleh masyarakat umum. Tak hanya itu, diadakan juga donor darah, penyuluhan kesehatan di 20 titik SMP/SMA di Purwokerto. Pengunjung juga dihibur oleh penampilan band dan musik, serta doorprize. Acara yang juga diramaikan oleh masyarakat umum dan mahasiswa Universitas lain ini berlatar belakang  pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dalam bentuk upaya preventif, dan merupakan program unggulan dari program kerja BEM Kesehatan Masyarakat.

Acara yang dibuka oleh Bupati Banyumas yang diwakili Kepala Dinas kesehatan ini dimulai pukul 08.00 dengan diawali senam kesehatan ini mendapatkan respon positif dari semua pihak yang terlibat. Secara umum, acara ini mengalami peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya. Acara ini dinilai menarik, menghibur, dan sangat bermanfaat. Selain menambah pengalaman, banyak hal yang bisa didapatkan oleh pengunjung seperti CD gratis tentang kesehatan reproduksi dan juga berbagai doorprize menarik dari panitia pelaksana. Acara ini menyedot perhatian masyarakat sekitar dengan adanya pemeriksaan kesehatan tanpa dipungut biaya. Menurut pengunjung, acara ini masih membutuhkan beberapa perbaikan diantaranya kurangnya sosialisasi mengenai tempat pelaksanaan yang sempat berubah dari GOR Soesilo Soedarman ke Lapangan Kesmas. Ketersediaan tempat duduk untuk pengunjung pun masih kurang, sehingga mereka harus rela berdiri untuk menunggu giliran diperksa. Pengunjung juga memerlukan penunjuk arah untuk menuntun mereka selama acara berlangsung.

(oleh: Anggota Magang Cardio)

Kamis, 17 November 2011

HUJAN DAN ANGIN KENCANG MERUSAK GEDUNG DEKANAT FKIK

Sejak awal November lalu, bisa dibilang tiada hari tanpa hujan di kota Purwokerto. Musim penghujan memang sudah menunjukkan masanya, diikuti dengan suhu dingin dan terkadang angin kencang. Pada tanggal 13 Oktober lalu, angin kencang berhembus di beberapa wilayah di Purwokerto, termasuk di area Margono, yang juga menyebabkan tumbangnya pepohonan dan kerusakan beberapa bangunan, termasuk Gedung Dekanat Fakultas Kedokteran dan Ilmu-ilmu Kesehatan.


Menurut cerita yang kami peroleh dari narasumber yang melihat sendiri kejadiannya, hujan besar disertai angin kencang yang terjadi Minggu sore tersebut menyebabkan seng dan eternit Gedung Dekanat ambruk hanya dalam hitungan detik. Angin kencang yang terjadi sekitar pukul 15.30 tersebut juga menyebabkan genteng-genteng baru yang sedang dipasang untuk pembangunan perluasan gedung Dekanat berhamburan. Tak hanya itu, pohon-pohon di area kampus Kedokteran pun ikut tumbang. Bahkan dikatakan 4 buah motor yang terparkir saat itu juga jatuh bersamaan, dan mobil yang terparkir dapat bergeser, dikarenakan kekuatan angin yang besar.

“Kalo kata wong Jawa ini namanya angin lisus,” tutur Pak Karwan, staff Bagian Umum dan Perlengkapan, dalam logat Jawa-nya saat dimintai keterangan pada Senin pagi lalu.

Untuk kerugian, belum dapat dipastikan seberapa besar, namun dari pihak Dekanat sendiri sudah melakukan survey untuk sesegera mungkin melakukan perbaikan.


Selasa, 03 Mei 2011

Baksos ala Keperawatan Unsoed

Mengawali bulan Mei 2011, hari Minggu lalu, mahasiswa keperawatan yang tergabung dalam BEM KMJK Unsoed melaksanakan bakti sosial di SDN 2 Karangwangkal. Bakti sosial yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional ini merupakan salah satu proker dari Departemen Sosial BEM KMJK. Acara yang mengusung tema “Budaya Hidup bersih dan Sehat Sejak Dini” ini berjalan mulai pukul  08.30 sampai pukul 11.30, dan diikuti oleh lima puluhan siswa SD yang berasal dari kelas 3,4 dan 5.
Acara ini dibuka oleh Ibu Endang MS, Am.Apd. selaku Guru kelas 4 SDN 2 Karangwangkal. Beliau menanggapi positif akan kegiatan ini, karena masyarakat khususnya anak-anak SD di wilayah tersebut membutuhkan pengetahuan seputar kesehatan dan perawatan diri. “Lingkungan disini termasuk lingkungan ekonomi menengah kebawah dan pengetahuan kesehatan sangat kurang, dan penyuluhan seperti ini mudah-mudahan bisa berjalan setiap tahun”, ungkapnya.
Tidak hanya pemberian materi kesehatan seputar menjaga kbersihan, mencuci tangan dg sabun, memotong kuku, dan menggosok gigi, pada acara ini pun dilakukan pembagian sikat gigi dan pasta gigi kepada para peserta. “Sikat giginya mau dipake dirumah... Ingat, gosok gigi setiap hari tiga kali...”, ucap Meta Uli Isnaini, siswi kelas 3 dengan polosnya. Saat ditanya tentang kesannya, gadis cilik ini merasa senang, meski lelah, dan menginginkan agar acara ini bisa dilakukan setiap tahun.
Ibu Endang MS, Am.Apd menambahkan, “Mudah-mudahan  mahasiswa FKIK khususnya Keperawatan tidak jera mengadakan acara seperti ini. Jangan hanya kepada anak SD, tapi ke masyarakatnya pun perlu, sehingga para orangtua bisa mendidik putra-putrinya”. Harapan yang sama muncul dari Alfian Vaksi Kuncoro, siswa kelas 4 yang juga menginginkan adanya acara ini lagi di tahun depan, karena menurutnya acara ini sangat menyenangkan.
Secara keseluruhan, acara berjalan dengan lancar, meski sempat tersendat karena kedatangan pembicara yang dinilai terlambat. “Alhamdulillah lancar, meski baru pertama kali menjadi ketua pelaksana.” aku Muchtar Suryo Affandi selaku ketua pelaksana. Mengamini harapan-harapan para guru dan siswa peserta penyuluhan, Muchtar Suryo juga berharap agar BEM KMJK lebih maju dan tetap memiliki semangat luar biasa.
HIDUP SEHAT DAN BERSIH SEJAK USIA DINI...!!